Tim Thomas Tampil Mengecewakan
Pebulutangkis tunggal putra Taufik Hidayat meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas kekalahan tim Piala Thomas pada semifinal.
“Saya minta maaf kepada masyarakat Indonesia, para penonton, terima kasih pada dukungan mereka, saya bangga baru kali ini melihat suporter Indonesia seperti itu,” ujar Taufik kepada wartawan setelah Indonesia mengalami kekalahan 0-3 dari Korea Selatan, yang membuat Indonesia gagal ke final Piala Thomas, Jumat.
Taufik yang berbicara tanpa didampingi pelatih maupun manajer tim Indonesia, mengatakan bahwa mereka sudah berusaha semaksimal mungkin.
“Namun mungkin karena tidak ada keberuntungan maka tidak berhasil,” ujar juara Olimpiade yang kalah dari tunggal kedua Korsel Lee Hyun Il 13-21, 14-21.
Mengenai kekalahan tersebut, Taufik yang mengaku siap menerima cercaan namun meminta agar tidak saling menyalahkan karena mereka semua sudah berusaha semaksimal mungkin. “Jangan saling menyalahkan, ini tim terbaik dan kekalahan ini kami terima,” kata pebulutangkis kelahiran 10 Agustus 1981 itu.
Saat ditanya apakah ia akan kembali memperkuat tim Piala Thomas dua tahun mendatang, Taufik mengatakan sudah waktunya ia mundur dan memberi kesempatan pada pemain lain.
“Saya bukan tidak mau, saya ingin ada yang menggantikan saya, saya sudah lelah dan tidak pantas untuk ikut lagi, tetapi harus ada yang menggantikan secara prestasi,” tegasnya.
Tanda-tanda kekalahan tim Thomas Indonesia sudah terlihat ketika markis kido/hendra setyawan takluk dari pasangan korea. Setelah sebelumnya Sony kalah dari tunggal pertama korea Park Sung Hwan.
Dikutip dari antara

