MU VS CHELSEA
Rabu, Mei 21st, 2008
MOSKOW - Sebagai sesama tim Inggris, Manchester United dan Chelsea telah ratusan kali terlibat bentrok. Rivalitas kedua tim sudah panas sejak lama. Dalam tiga tahun terakhir, United dan Chelsea bersaing ketat di pentas Premier League.
Tahun ini lebih istimewa. Selain keduanya bersaing untuk memperebutkan mahkota Liga Inggris hingga matchday terakhir 11
Mei lalu (hingga akhirnya United berhasil meraih juara), keduanya juga memburu target menjadi yang terbaik di Eropa dalam final Liga Champions di Stadion Luzhniki, Moskow, pada Kamis (22/5) dini hari nanti WIB (siaran langsung RCTI/ESPN mulai pukul 01.45).
Kedua klub sudah mengenal kekuatan masing-masing. Meski begitu, persiapan serius tetap dilakukan. “Kami tidak ingin hanya melakukan persiapan yang minim, seperti saat melawan Barcelona (di semifinal Liga Champions, Red). Kami mempersiapkan diri untuk menjadi yang terbaik,” kata Sir Alex Ferguson, pelatih United, saat jumpa pers di Stadion Luzhniki kemarin.
Fergie -sapaan akrab Ferguson- berharap agar timnya meraih hasil memuaskan. Dia pun tak terusik oleh kekalahan 1-2 yang diderita United dari Chelsea pada pertemuan terakhir mereka di ajang Premier League beberapa waktu lalu.
“Kami selalu melakukan perubahan dalam setiap pertandingan. Kami memang mengamati permainan Chelsea setiap minggu. Meski begitu, kami harus melakukan persiapan. Kami harus mengetahui permainan lawan dan menyiapkan apa yang harus kami lakukan di lapangan,” beber Fergie.
Yang menjadi masalah bagi Fergie justru kondisi pasukannya yang semuanya siap tempur. Termasuk Nemanja Vidic, bek tengah United yang sempat istirahat lama karena cedera. “Saya berharap, UEFA mengubah aturan dan memberikan kelonggaran kepada kami untuk memainkan semua pemain,” selorohnya.
Bagaimana kubu Chelsea? Pelatih Avram Grant tampak percaya diri. “Kami sudah mencapai final. Karena itu, kami harus memenangkannya,” kata Grant.
Pelatih asal Israel itu optimistis, pasukannya bisa menampilkan permainan terbaik. Apalagi, sama dengan United, kondisi pemain Chelsea tidak ada kendala. Bintang-bintang Chelsea, seperti John Terry, Frank Lampard, Michael Ballack, dan Didier Drogba, dipastikan menghuni starting line up.
Meski sudah mengenal betul kekuatan United, Grant tetap melakukan persiapan khusus. “Saat ini kita semua tahu tentang Barcelona, Milan, dan tim-tim besar yang lain. Yang kami harus lakukan adalah memenangi pertandingan. Tidak peduli apakah lawan kami sesama tim Inggris, dari Spanyol, atau tempat yang lain,” tutur Grant.
Grant percaya diri dengan kekuatan pasukannya. Apalagi, The Blues -julukan Chelsea- sukses menaklukkan United pada pertemuan terakhir mereka di ajang Premier League lalu. “Kami menampilkan permainan yang bagus saat melawan United di beberapa pertandingan terakhir,” ujarnya.
Terlepas dari kegagalan Chelsea meraih gelar Premier League, Grant mengakui bahwa trofi Liga Champions adalah ambisi terbesarnya. Apalagi, Chelsea belum pernah merebutnya. Bahkan, musim ini adalah kali pertama tim asal London itu melangkah ke final Liga Champions.
“Liga Champions sangat berarti bagi klub. Saya yakin, klub-klub besar menempatkan Liga Champions sebagai prioritas. Termasuk Chelsea,” kata Grant. (jawapos)
Leave a response and help improve reader response. All your responses matter, so say whatever you want. But please refrain from spamming and shameless plugs, as well as excessive use of vulgar language.